Makalah Bahasa Indonesia
MAKALAH BAHASA INDONESIA
"
Karangan Argumentasi "
DISUSUN
OLEH :
Puspa
Noor Shabrina ( 1910414120010 )
Karnelia
Anggraini ( 1910414320028 )
DOSEN
PENGAMPU :
Dana
Aswadi, M.Pd.
UNIVERSITAS
LAMBUNG MANGKURAT
FAKULTAS
ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
PROGRAM
STUDI ILMU KOMUNIKASI
BANJARMASIN
2019
KATA PENGANTAR
Puji syukur
kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya
sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul " Karangan
Argumentasi "ini tepat pada waktunya.
Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas
dari bapak Dana Aswadi, M.Pd. pada mata kuliah Bahasa Indonesia. Selain
itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang " Karangan
Argumentasi "bagi para pembaca dan juga bagi penulis.
Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Dana
Aswadi, M.Pd. selaku dosen mata kuliah
Bahasa Indonesia yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah
pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang kami tekuni.
Kami juga mengucapkan
terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi sebagian pengetahuannya
sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini.
Kami menyadari, makalah
yang kami tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan
saran yang membangun akan kami nantikan demi kesempurnaan makalah ini.
Banjarmasin,
20 September 2019
Puspa Noor Shabrina
Kamelia Anggraini
Kamelia Anggraini
DAFTAR
ISI
KATAPENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
I.
PENDAHULUAN
1
1.1 Latar Belakang 1
II. ISI ATAU PEMBAHASAN 3
2.1 Pengertian Karangan
Argumentasi 3
2.2 Ciri-ciri Karangan
Argumentasi 4
2.3 Tujuan Karangan
Argumentasi 4
2.4 Jenis- jenis
Karangan Argumentasi beserta contohnya 5
2.5
Langkah Penulisan Karangan Argumentas 8
III. PENUTUP 10
3.1 Kesimpulan 10
3.2 Saran 10
DAFTAR PUSTAKA iii
I.
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Menulis merupakan keterampilan
berbahasa yang dipergunakan untuk berkomnikasi secara tidak langsung. Menulis
merupakan kegiatan yang produktif dan ekspresif, sehingga penulis mampu
memanfaatkan kemampuan dalam menggunakan kata bahasa, struktur bahasa, dan kosa
kata.
Menulis hasil penelitian dengan
menggunakan sistematika argumentasi adalah langkah yang baik untuk menulis
karangan argumentasi. Dasar sebuah tulisan yang bersifat argumentatif adalah
berpikir kritis dan logis. Untuk itu ia harus bertumpu pada bukti-bukti atau
evidensi yang dapat dijalin dalam metode-metode sebagaimana dipergunakan juga
oleh eksposisi. Tetapi dalam beragumentasi terdapat motivasi yang lebih kuat.
Namun argumentasi, disamping memerlukan kejelasan, keyakinan dengan perantara
fakta-fakta atau bukti-bukti itu, untuk itu kelompok kami akan menjelaskan
karangan argumentasi sebagai penyelesai tugas Dasar-dasar Menulis.
Karangan argumentasi ditulis dengan
maksud untuk memberikan alasan, untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat,
pendirian, atau gagasan. Jadi, pada setiap karangan argumentasi selalu terdapat
alasan (argumen) ataupun bantahan yang memperkuat ataupun menolak sesuatu
secara sedemikian rupa guna mempengaruhi keyakinan pembaca. Pengembangan
argumentasi dengan teknik induktif adalah
penyusunan
argumentasi yang dilakukan dengan mengemukakan lebih dahulu buktibukti kemudian
diambil kesimpulan yang bersifat umum. Adapun pengembangan argumentasi dengan
teknik deduktif dimulai dengan suatu kesimpulan umum yang kemudian disusul
uraian mengenai hal-hal yang khusus. Alasan-alasan atau bukti-bukti yang
terdapat dalam argumentasi deduktif ini disebut premis.
II.
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian Karangan Argumentasi
Karangan adalah suatu
karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan
menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami.
Argumentasi adalah
wacana (karangan) yang mengemukakan alasan, contoh, dan bukti-bukti yang kuat
dan meyakinkan sehingga orang akan terpengaruh dan membenarkan pendapat,
gagasan, sikap, dan keyakinan kita. Akhirnya ia akan berbuat sesuai dengan kita.
(Kasupardi, 2010: 37). Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),
argumentasi berarti alasan yang digunakan untuk memperkuat atau memperlemah
suatu gagasan atau pendapat.
Karangan Argumentasi
merupakan jenis karangan yang dapat membuat si pembacanya merasa percaya
pendapat/argumen si penulisnya. Oleh karena itu, karangan itu bersifat
meyakinkan si pembaca agar apa yg ditulis itu benar adanya, tetapi tidak untuk
memengaruhi si pembaca. Menurut Finoza (2008: 243), karangan Argumentasi adalah
karangan yang bertujuan meyakinkan pembaca agar menerima atau mengambil suatu
doktrin, sikap, dan tingkah laku tertentu. Sedangkan syarat utama untuk menulis
karangan Argumentasi adalah karangan yang bertujuan untuk membuktikan suatu
kebenaran sehingga pembaca menyakini kebenaran itu (Kosasih, 2003: 27).
Karangan argumentasi adalah karangan yang
berisi pendapat-pendapat tentang suatu topik yang ingin disampaikan kepada
pembaca. Pendapat yang dikemukakan dapat berupa alasan, contoh atau bukti yang
nyata. Karangan ini bertujukan untuk mempengaruhi pembaca agar memiliki
pandangan atau pemikiran yang sama dengan penulis.
2.2
Ciri Ciri Karangan Argumentasi
Bagaimana membedakan
karangan argumentasi dengan karangan yang lainnya? Berikut ciri ciri karangan
argumentasi:
·
Berisi kalimat
yang meyakinkan pembaca tentang pendapat penulis
·
Pendapat atau
gagasan penulis dilengkapi dengan data, fakta, grafik, gambar, atau tabel
·
Tidak memuat
subjektivitas penulis
·
Tidak memuat
kalimat yang mengandung emosi penulis
·
Memuat logika
dan penalaran
·
Terdiri atas 3
bagian utama yaitu pendahuluan, tubuh argumen (berisi argumen penulis), dan
kesimpulan.
2.3 Tujuan Karangan Argumentasi
Saadie (2007:11.7), mengemukakan bahwa karangan atau
tulisan argumentasi ditulis dengan tujuan untuk memberikan alasan, untuk
memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan sehingga
pembaca terpengaruh dan membenarkan gagasan, pendapat, sikap, dan keyakinan
kita. Jadi, pada setiap karangan argumentasi selalu kita dapati alasan ataupun
bantahan yang memperkuat atau menolak sesuatu guna mempengaruhi keyakinan
pembaca sehingga berpihak kepada kita atau sependapat dengan kita. Perlu kita
ketahui bahwa karangan atau tulisan argumentasi tidak hanya bertujuan untuk
menyakinkan pembaca saja.
Adapun tujuan karangan argumentasi
diantaranya :
1. Untuk mengemukakan pendapat dan gagasan penulis
kepada pembaca.
2. Untuk mempengaruhi pembaca sehingga pendapat dan
gagasannya dapat diterima.
3. Untuk memberi solusi permasalahan dari topik yang
ada menurut sudut pandang penulis.
2.4 Jenis Jenis Karangan Argumentasi
Berdasarkan
cara pengembangannya, karangan argumentasi dibedakan menjadi dua yaitu karangan
argumentasi sebab-akibat dan karangan argumentasi akibat-sebab.
1.
Karangan Argumentasi Sebab-Akibat
karangan argumentasi sebab akibat berisi
paragraf yang diawali dengan beberapa pendapat yang merupakan sebab.
Selanjutnya, berdasarkan pendapat tersebut kemudian dikerucutkan menjadi sebuah
kesimpulan. Kesimpulan ini merupakan efek atau akibat dari sebab yang dipaparkan
sebelumnya.
Contoh
Karangan Argumentasi Sebab-Akibat
Internet
merupakan hasil teknologi canggih berupa jaringan komunikasi global yang
memiliki dampak pada berbagai sendi kehidupan. Adanya internet membawa pengaruh
besar baik secara langsung maupun tidak langsung. Manfaat yang dibawa seiring
perkembangan internet secara tidak langsung membuat manusia menjadi bergantung
kepada internet.
Manfaat
pertama yang dibawa internet adalah menambah wawasan dan pengetahuan. Melalui
internet, kita dapat mengenal berbagai wawasan dan pengetahuan berbagai bidang
dari seluruh dunia. Masyarakat biasa menjadi mengetahui perkembangan berita
terbaru hanya melalui internet.
Manfaat
kedua adalah internet menjadikan komunikasi menjadi lebih cepat. Melalui
internet, komunikasi dengan orang jarak jauh dapat dilakukan dengan cepat dan
mudah. Bahkan komunikasi dengan orang di luar negeri pun menjadi hal yang
sangat mungkin. Biaya yang dibutuhkan juga relatif murah.
Manfaat
selanjutnya adalah kemudahan berbelanja di internet. Jika sebelumnya masyarakat
harus keluar rumah untuk berbelanja, maka sekarang hanya tinggal duduk di
rumah. Memilih barang melalui internet, membayar melalui internet, dan menunggu
barang dikirim ke rumah. Hal ini menjadi sangat bermanfaat bagi mereka yang tidak
mempunyai waktu luang, atau bagi mereka yang sedang malas keluar rumah.
Manfaat
lain adalah peran internet dalam dunia bisnis. Pelaku bisnis mulai menggunakan
internet dalam menunjang kemajuan bisnis mereka. Internet mereka gunakan untuk
mempromosikan produk mereka. Hal ini sekarang terkenal dengan nama bisnis
online. Dan manfaat yang diperoleh dari bisnis ini sangatlah banyak.
Internet
memberikan banyak manfaat bagi manusia dalam berbagai aspek kehidupan. Oleh
karena itu, hendaklah kita sebagai manusia dapat secara bijak menggunakan internet
untuk hal-hal yang positif.
2.
Karangan Argumentasi Akibat-Sebab
jenis karangan ini kebalikan dengan karangan
argumentasi sebab-akibat. Karangan ini berisikan paragraf yang diawali dengan
pendapat berupa akibat. Kemudian pada bagian akhir dijabarkan penyebab yang
menimbulkan akibat tersebut.
Contoh
Karangan Argumentasi Akibat-Sebab
Salah
satu permasalahan klasik di Indonesia adalah tentang pengangguran. Dari tahun
ke tahun, angka pengangguran justru cenderung meningkat. Pemerintah selalu
berjanji mengatasi permasalahan ini dengan mengumbat beragam strategi, akan
tetapi belum terlihat dampak yang signifikan. Tetapi mungkin kita perlu
berhenti menunggu tindakan dari pemerintah. Kita harus bisa mengatasi
pengangguran ini dari diri kita sendiri.
Faktor
pertama yang berdampak pada tingkat pengangguran adalah masalah pendidikan.
Tingkat pendidikan yang minim akan berdampak sangat besar dalam tingkat
pengangguran. Jika semakin banyak rakyat yang berpendidikan minim maka akan
semakin tinggi pula tingkat pengangguran di Indonesia. Setiap perusahaan
tentunya ingin mempekerjakan individu yang berpendidikan tinggi. Pekerja dengan
tingkat pendidikan tinggi tentunya akan berpengaruh besar terhadap kinerja dan
laba yang didapatkan oleh perusahaan.
Faktor
kedua adalah tentang keterampilan. Sebagian besar rakyat di Indonesia tidak
dibekali dengan keterampilan yang cukup saat mereka di sekolah. Hal ini akan
berdampak ketika merek turun di dunia kerja. Selain tingkat pendidikan, keterampilan
juga merupakan hal yang terpenting. Saat ini bahkan banyak perusahaan yang
lebih menginginkan lulusan SMK yang kaya akan keterampilan dibandingkan dengan
lulusan sarjana yang minim keterampilan.
Faktor
selanjutnya adalah rendahnya kemauan berwirausaha. Sebagian besar masyarakat
masih mempunyai ketakutan yang cukup tinggi untuk memulai berwirausaha.
Kebanyakan orang lebih suka bekerja dengan orang lain. Padahal kegiatan
wirausaha sangat bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
Contoh
Paragraf Argumentasi Tentang Lalu Lintas
Jumlah
yang diakibatkan dari kecelakaan di jalan raya tahun ini terus meningkat.
Bahkan lebih parah dari lima tahun terakhir.
Menurut
data yang dirilis oleh kepolisian, tahun kemarin jumlah kasus kecelakaan
mencapai 4.500 kasus, dibandingkan dengan tahun ini yang telah mencapai 5.300
kasus pada H + 2 lebaran, sehingga sudah dapat dipastikan akan semakin
bertambah.
Dari
5.300 kasus tersebut, persentase yang paling banyak adalah kendaraan bermotor.
Meningkatnya angka kecelakaan ini disebabkan bertambahnya jumlah pemudik yang
memakai kendaraan bermotor.
2.5
Langkah Penulisan Karangan Argumentasi
Berikut dipaparkan
beberapa langkah-langkah yang dapat digunakan dalam menyusun sebuah karangan
argumentasi:
1.
Menentukan Tema dan Topik
Tema dan topik adalah
hal terpenting dalam setiap karangan, apapun jenis karangannya. Begitu juga
ketika menyusun karangan argumentasi. Penentuan tema dan topik karangan adalah
hal pertama yang harus dilakukan. Tema dan topik ini akan menjadi langkah awal
dalam menyusun argumen-argumen yang digunakan untuk mempengaruhi pembaca.
2.
Menyusun Kerangka Karangan
Kerangka karangan
dibuat dengan memperhatikan jenis karangan argumentasi yang akan dibuat.
Misalkan untuk karangan argumentasi sebab akibat, maka kerangka karangan ini
berisi kumpulan sebab dan akibat (sebab – akibat ke1 – akibat ke2 – … – akibat
ke-n). Begitu juga untuk karangan argumentasi akibat-sebab, maka kerangkanya
berisi kumpulan akibat dan sebab (akibat – sebab ke1 – sebab ke2 – … – sebab ke-n).
3.
Mengembangkan Kerangka Karangan
Pengembangan kerangka
pada karangan argumentasi tidak jauh berbeda pada jenis karangan yang lain.
Pengembangan karangan ini dilakukan untuk menyusun suatu karangan sehingga
menjadi sebuah karangan utuh. Untuk membuat antar paragraf saling berkaitan,
maka penggunaan konjungsi sangat dibutuhkan, seperti oleh karena itu, dengan
demikian, jadi, oleh sebab itu. Hal yang tidak kalah penting dalam proses
pengembangan kerangka adalah mengumpulkan informasi yang berupa fakta. Informasi
ini digunakan untuk mendukung setiap pernyataan penulis agar pembaca merasa
yakin.
4.
Menyunting Karangan
Langkah terakhir
penulisan karangan adalah penyuntingan. Penyuntingan ini berguna untuk
menghindari kesalahan dalam penulisan karangan. Tahap penyuntingan dilakukan
dengan membaca kembali hasil tulisan, yang mana pengerjaannya dapat dilakukan
oleh penulis itu sendiri atau oleh orang lain.
III.
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Makalah
ini mempunyai beberapa kesimpulan. Adapun kesimpulan dari makalah ini adalah
antara lain :
1. Karangan dalam menulis dibagi menjadi
beberapa jenis berdasarkan cara perkembangannya, yaitu karangan argumentasi
sebab-akibat dan karangan argumentasi akibat-sebab.
2. Karangan argumentasi adalah karangan
yang membuktikan suatu kebenaran dan untuk memperkuat ide atau pendapat
disertakan data pendukung.
3. Karangan argumentasi bertujuan untuk
meyakinkan pembaca untuk percaya terhadap apa yang sudah penulis jabarkan dalam
tulisannya yang berupa ide-ide dan gagasan.
4. Setiap jenis atau bentuk karangan
mempunyai karakteristik tersendiri.
5. Untuk membuat karangan argumentasi,
penulis harus memperhatikan langkah-langkah yang sesuai dengan kaidah berbahasa
Indonesia yang benar.
3.2
Saran
Dalam pembuatan suatu karangan argumentasi, penulis sebaiknya mengangkat suatu fakta yang sedang ramai diperbincangkan atau yang sedang menarik, dapat pula mengangkat suatu fakta tentang suatu hal yang belum pernah didengar khalayak ramai atau hanya sedikit orang yang tahu mengenai hal tersebut sehingga suatu fakta tersebut diketahui khalayak dan memberi pengaruh positif kepada. Penulis juga harus menjelaskan dengan logis dan sesuai fakta sehingga pendapat
atau gagasan tersebut dapat diterima oleh pembaca. Karangan tersebut sebaiknya
dibuat semenarik mungkin agar dapat memikat perhatian pembaca.
DAFTAR
PUSTAKA
Karangan
Argumentasi dalam Bahasa Indonesia – Pengertian dan Contohnya
https://dosenbahasa.com/karangan-argumentasi . 20 September 2019
Pengertian
Karangan Argumentasi http://fatkhan.web.id/pengertian-karangan-argumentasi/ 20
September 2019
Kumpulan
Contoh Paragraf Argumentasi Singkat Bahasa Indonesia
https://notepam.com/contoh-paragraf-argumentasi/ 20 September 2019
Dalman.
2012. Keterampilan Menulis. Depok: PT
Raja Grafindo Persada.
Komentar
Posting Komentar